Mendengarkan isi artikel

Informasi Gambaran Umum Probolinggo Raya

Geografi Probolinggo Raya mencakup wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo di Jawa Timur, dengan luas sekitar 1.696 km², berada di pesisir utara Pulau Jawa, berbatasan langsung dengan Selat Madura di utara dan dikelilingi pegunungan besar seperti Bromo, Semeru, Argopuro, dan Lamongan.

Posisi & Luas Wilayah Probolinggo Raya

Geografi Probolinggo Raya

Geografi Probolinggo Raya

  • Koordinat: 112°50’ – 113°30’ BT dan 7°40’ – 8°10’ LS
  • Luas: ±169.616 ha atau 1.696 km² (sekitar 1,07% dari luas Jawa Timur)
  • Batas Wilayah:
    • Utara → Selat Madura
    • Timur → Kabupaten Situbondo & Jember
    • Barat → Kabupaten Pasuruan
    • Selatan → Kabupaten Lumajang & Malang
    • Di tengah utara → Kota Probolinggo sebagai daerah otonom

Topografi Probolinggo Raya

  • Dataran rendah pesisir: 0–100 m dpl, membentang sepanjang pantai utara.
  • Perbukitan: 100–1000 m dpl, di kaki pegunungan Bromo–Tengger dan sekitar Gunung Lamongan.
  • Pegunungan: >1000 m dpl, meliputi kawasan Bromo–Tengger, Argopuro, dan Lamongan.
  • Gunung penting: Bromo, Widodaren, Gilap, Gambir, Jombang, Cemoro Lawang, Batujajar

Iklim Probolinggo Raya

  • Tropis basah & kering dengan dua musim:
    • Musim kemarau: April–Oktober (curah hujan ±29,5 mm/hari hujan).
    • Musim penghujan: Oktober–April (curah hujan ±229 mm/hari hujan).
  • Curah hujan tertinggi: Desember–Maret (±360 mm/hari hujan).
  • Fenomena lokal: Angin Gending, tiupan angin kering dari Tenggara ke Barat Laut.
  • Suhu rata-rata: 27–30 °C (bisa turun hingga 18 °C di dataran tinggi)

Pemanfaatan Lahan Probolinggo Raya

  • Permukiman: ±147 km²
  • Persawahan: ±373 km²
  • Tegal: ±513 km²
  • Perkebunan: ±32 km²
  • Hutan: ±426 km²
  • Tambak/Kolam: ±14 km²
  • Pulau Gili Ketapang: ±0,6 km²

Ringkasan Geografi Probolinggo Raya

Aspek Detail
Luas ±1.696 km²
Koordinat 112°50’–113°30’ BT, 7°40’–8°10’ LS
Topografi Dataran rendah pesisir, perbukitan, pegunungan
Gunung utama Bromo, Argopuro, Lamongan, Semeru
Iklim Tropis basah & kering, suhu 18–34 °C
Fenomena lokal Angin Gending
Pemanfaatan lahan Sawah, hutan, perkebunan, tambak, permukiman

✨ Jadi, Geografi Probolinggo Raya unik karena memadukan pesisir utara Jawa dengan pegunungan Tengger–Bromo, menjadikannya wilayah dengan potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan budaya.


Eksplorasi konten lain dari PT Probolinggo Digital Pratama (Perseroan Perorangan)

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Post Disclaimer

Informasi yang terdapat dalam situs web ini hanya untuk tujuan informasi umum. Informasi disediakan oleh PT Probolinggo Digital Pratama (Perseroan Perorangan) dengan judul Geografi Probolinggo Raya dan meskipun kami berupaya menjaga agar informasi tetap mutakhir dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan apa pun, baik tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan sehubungan dengan situs web maupun informasi, produk, layanan, atau grafik terkait yang terdapat di dalamnya untuk tujuan apa pun.

Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi di situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, termasuk namun tidak terbatas pada kerugian tidak langsung atau konsekuensial, yang timbul dari penggunaan situs web ini.

Waspada terhadap informasi penipuan yang mengatasnamakan PT Probolinggo Digital Pratama.

Alamat resmi perusahaan: Jl. Raya Bundaran Glaser (Gladak Serang), Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.


Tamael154

Prayoga Saktian Pratama Prameres, atau Tamael, lahir di Probolinggo pada 1 Oktober 1989. Lulusan SMA Negeri 1 Bululawang jurusan IPS ini dikenal sebagai profesional di bidang programming, web development, digital marketing. Ia menguasai keahlian seperti UI/UX Design, WordPress, SEO, AI, dan system analysis, dengan minat besar pada digital dan bisnis online. Mengusung konsep Digital First, Tamael mendirikan PT Probolinggo Digital Pratama serta membangun ekosistem 101 Probolinggo Digital Raya. Fokusnya adalah mengembangkan knowledge hub, digital ecosystem, dan local identity, sehingga digitalisasi dapat menjadi pilar penguatan identitas daerah sekaligus membuka peluang usaha baru. 👉 Ringkasnya, Tamael adalah sosok arsitek programmer yang menjembatani teknologi dengan budaya lokal Probolinggo melalui inovasi digital sudah berusia tua kata kebanyakan orang dan pada dasarnya sudah tua bukan usia muda terbukti di dunia kerja di batasi di bawah 35 tahun. Anjing expaired............ tu si bos enaknya di laporkan ke Kemenaker biar di sanksi mutlak. Semoga cepat gulung tikar......

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Minak Tamael (Rest area 54)
Kirim melalui WhatsApp